- Error
| Pdt. John Wesley Baru Yakin Dia Selamat Pada Tahun 1738 |
|
|
|
| Written by Administrator |
| Tuesday, 26 January 2010 05:56 |
|
Pendiri Methodistme, John Wesley setelah melayani 12 tahun sebagai pendeta, menyaksikan bahwa dia masih belum memiliki keyakinan akan kepastian keselamatan jiwa. Hal ini kita ketahui dari sejarah dan khususnya dari buku harian beliau: Saya pergi ke Amerika untuk melayani bangsa Indian, padahal saya sendiri belum mempunyai iman yang menyelamatkan. Siapa atau apa yang dapat melepaskan saya dari hati yang busuk dan jahat ini? Saya cukup balk beragama, khususnya bila tidak ada persoalan. Saya bisa berbicara dengan baik, apalagi beriman bila tidak ada bahaya; tetapi ketika maut menatap saya, maka hati saya gelisah. Apalagi saya belum bisa berkata, "Mati adalah keuntungan" (Filipi 1:21). Pada tahun 1735, di tengah pergolakan batinnya akan tidak adanya keyakinan keselamatan pada dirinya, Pdt. John Wesley, mengunjungi satu tempat persekutuan doa di Jalan Aldersgate. Ini menjadi titik tolak perubahan yang ajaib di dalam diri John Wesley yang berdampak kepada perubahan sosial, ekonomi dan politk di Inggris bahkan menjadi bola salju yang terus bergulir terus sampai berdampak luas di Indonesia. Berikut kesaksian pertobatan John Wesley. Pada hari Rabu, 24 Mei 1738. Pada sore hari dengan sangat enggan saya pergi ke suatu persekutuan di Aldersgate Street, tempat seseorang sedang membacakan pendahuluan buku Tafsiran Surat Roma yang ditulis oleh Martin Luther. Kira-kira pukul sembilan kurang seperempat, ketika ia sedang menggambarkan perubahan yang dikerjakan Allah dalam hati manusia melalui kepercayaan kepada Kristus, hati saya merasa hangat secara luar biasa (I feel my heart strangely warm). Saya merasa bahwa saya sungguh sungguh percaya pada Kristus, hanya Kristus saja, untuk keselamatan; dan kepastian diberikan kepada saya bahwa bahkan dosa-dosa sayapun Kristus hapuskan, dan lalah yang menyelamatkan saya dari hukum dosa dan maut." Pengalaman pertobatan John Wesley, memperbaharui khotbah dan pelayanannya. Sejak pengalaman tersebut, ia dengan giat memberitakan Kabar Baik ke seluruh penjuru Inggris. la biasanya pergi mengabarkan Injil dengan menunggang kuda dan setiap hari ia menempuh jarak kurang lebih 30-100 kilometer. John Wesley setiap pagi bangun pukul 04.00 subuh dan baru beristirahat pukul 22.00 malam. Pada usianya yang sudah lanjut, ia mendapatkan penghormatan dari teman-temannya. Mereka menghadiahkan kepadanya sebuah kereta khusus yang diperlengkapi dengan lemari buku dan meja tulis. Dengan demikian ia dapat lebih leluasa untuk menulis dan membaca buku di atas kereta kuda. Pada usia 83 tahun ia menyatakan kekecewaannya karena tidak dapat lagi menulis 15 jam sehari tanpa melelahkan matanya. Pada usia 86 tahun, ia malu rnengakui bahwa ia tidak sanggup lagi berkhotbah dua kali sehari. John Wesley, sepanjang hidupnya telah berkhotbah sebanyak 42.000 kali sepanjang 66 tahun, kira-kira 606 khotbah per tahun, menulis lebih dari 230 buku/tulisan, melakukan perjalanan 300.000 mil atau hampir 15 kali lingkaran bumi selama 50 tahun. Sungguh suatu semangat pelayanan yang luar biasa. Prinsip pelayanan yang dipegang teguh sampai akhir hidupnya adalah "Seluruh dunia adalah tempat pelayananku". Bahkan saat-saat menjelang kematiannya, ia masih dapat melayani Tuhan melalui khotbah dan tulisannya. la menulis khotbah terakhirnya pada tanggal 22 Februari 1791 dengan judul "On the danger of increasing riches" yang diambil dari Mazmur 62:10. Bagaimana dengan kita sebagai jemaat Gereja Methodist Indonesia? Apakah kita masih menjadi GMI yang sesemangat dan sedasyat pendiri kita John Wesley dalam menjangkau jiwa-jiwa pada masa kini? Sekaranglah waktunya, untuk bangkit dengan kuasa Roh Kudus memberitakan Kabar Baik kepada keluarga, tetangga, teman, dan orang asing. "Tetapi kamu akan menerima kuasa, kalau Roh Kudus turun ke atas kamu, dan kamu akan menjadi saksiKu di Yerusalem dan di seluruh Yudea dan Samaria dan sampai ke bumi." (Kisah Para Rasul 1:8). Sumber : |
Events Calendar
| No events |
Latest Photo Albums
Database error: MySQL server has gone away SQL=SELECT ca.cid, ca.name, ca.description, ca.catpath, ca.catimage, @catimgid:=0 AS imgid FROM jos_joomgallery_catg AS ca INNER JOIN jos_joomgallery AS jg ON ca.cid = jg.catid WHERE ca.published = 1 AND ( isnull( jg.published ) OR jg.published = 1 ) AND ( isnull( jg.approved ) OR jg.approved = 1 ) GROUP BY ca.cid DESC LIMIT 0,4
User Online
NoneLogin Form
Diharuskan mendaftar dengan mengunakan Nama Lengkap dan Alamat Email yang benar agar dapat disetujui. Demi menghindari terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan.You are not logged in.
You are not logged in.
Countries
| 72.5% | | UNITED STATES |
| 20.1% | | INDONESIA |
| 5.1% | | AUSTRALIA |
| 0.5% | | CANADA |
| 0.3% | | MALAYSIA |
Visitors
| Last Week: | 126 |
| This Month: | 68 |
| Last Month: | 1103 |
| Total: | 16308 |
Live Support
Administrator |






Administrator